Minggu, 29 November 2009

ULANG TAHUN YANG MENYEDIHKAN

Setiap tahun ada perayaan untuk memperingati kelahiranKu. Disaat-saat seperti ini banyak orang Kristen berbelanja aneka macam barang sebagai hadiah. Radio-2 menyiarkan tentang perayaan ulang tahunKu dan televisipun menayangkan momen- momen indah perayaan ulang tahunKu.
Sangatlah menyenangkan mengetahui bahwa paling tidak setahun sekali orang-2 berfikir tentang Aku. Perayaan kelahiranKu sudah dimulai sejak lama, bertahun-tahun yang lalu, Awalnya orang-orang Kristen mengerti makna ulang tahunKu yang sesungguhnya dan mereka berterima kasih untuk apa yang sudah Aku lakukan. Tetapi sekarang ini, nampaknya banyak orang yang tidak lagi mengerti makna dari perayaan ulang tahunKu. Keluarga dan teman-2 berkumpul dan bersukacita, tetapi mereka tidak tahu arti pesta dan perayaan yang mereka lakukan.
Aku masih ingat tahun lalu, dimana ada perayaan yang sangat meriah untuk memperingati ulang tahunKu. Meja makanan penuh dengan makanan yang enak-2, aneka kue dan buah-buahan, berbagai macam kacang-kacangan dan coklat. Dekorasi ruangan begitu bagus, banyak hadiah yang dikemas dengan indah, tetapi Aku sendiri tidak diundang, Ya Aku tidak diundang ! Katanya perayaan itu untukKu, tetapi Aku dibiarkan tinggal diluar.
Meski tidak diundang, diam-2 Aku masuk dan berdiri disudut ruangan tanpa bersuara. Mereka minum-minuman keras hingga mabuk, mereka bercanda dan menceritakan banyak hal sambil tertawa-tawa. Puncak dari semuanya, seorang berbadan gendut, berbaju dan bertopi merah lis putih, masuk ruangan sambil berseru : “Ho ho ho“ Ia duduk disofa dan semua anak-2 datang kepadanya sambil berkata manja,“ Santa Claus, Santa Claus,” seolah – olah, pesta itu diperuntukkan baginya.
Pada jam 24.00 tengah malam, mereka berpelukan satu sama lain, dan Akupun membuka tanganKu, menunggu apakah ada orang yang akan datang kepadaKu, tetapi tak seorangpun yang datang memelukKu. Akhirnya mereka saling membagikan hadiah, semua nampak senang dengan hadiah yang ia terima, tetapi tidak satupun hadiah diperuntukkan bagiKu. padahal itu merayakan ulang tahunKu. Akhirnya Aku tahu mereka tidak mengharapkanKu dalam perayaan tersebut dan Akupun pergi. Itu yang terjadi setiap tahun, orang hanya ingat untuk makan, minum dan saling berbagi hadiah, namun tak seorangpun yang mengingatKu.
Suatu saat nanti, Aku akan membuat pesta perayaanKu sendiri, sebuah pesta yang tidak dapat digambarkan dengan akal pikiran manusia. Semua orang yang selalu mengingatKu dan hidup menurut kehendakKu, namanya akan Kutulis dengan tinta emas di Buku Kehidupan dan ia akan ikut dalam pesta yang akan kuadakan. Apakah engkau yang sedang membaca tulisanKu ini ingin masuk ke dalam pestaKu ? ? Aku sungguh-sungguh mengetahui isi hatimu, apabila engkau mengasihiKu secara otomatis namamu tercatat dalam “Buku Kehidupan”, dan itu akan nampak dalam perilaku dalam hidupmu (Ibadahmu ,doamu, kata-kata pujian dari mulutmu, kasihmu kepada sesamamu termasuk kepada orang seisi rumahmu) – bila selama ini engkau kurang mengasihiKu, perbaikilah – bertobatlah karena masih ada kesempatan bagimu. Aku memberkatimu dan selalu siap menopangmu kala engkau lemah, sakit, putus asa, sendirian bahkan kala engkau sedang jatuh dalam lembah yang dalam sekalipun – sebab AKU mengasihimu – Aku sudah menyediakan tempat yang indah di sorga special untukmu dimana ada tertulis namamu yang akan kuberikan khusus kepadamu. Kuatkan dan teguhkan hatimu.

Yang mengasihimu,
YESUS

Minggu, 04 Januari 2009

ANDA PUAS DENGAN TUHAN ?


Matius 19:27 – 30
Apakah kita puas dengan Tuhan selama tahun 2008 ? Anda mungkin merasa tidak puas / kecewa dengan Tuhan. Itu baik – pernyataan yang jujur, anda tidak perlu ragu dengan pernyataan anda. Anda sudah berbakti sungguh-2, sudah melayani Tuhan sepenuh waktu , paruh waktu, anda sudah berkorban uuntuk melayani Tuhan, tapi dalam hati anda satu pertanyaan yang mungkin tidak pernah anda utarakan kepada Pendeta anda atau Pemimpin anda, tapi pertanyaan tersebut ada dalam hati sanubari anda, apa itu ? ? Kalau aku sudah meninggalkan semuanya ini dan melayani Tuhan aku DAPAT APA ? ? Itu sama dengan apa yang diutarakan Petrus, murid Tuhan itu – seperti yang dikatakan kepada Tuhan Yesus. “ Kami sudah meninggalkan semuanya dan mengikut Engkau – Apa yang akan kami peroleh ?”
Petrus dipanggil Tuhan Yesus ketika sedang membereskan jalanya bersama saudaranya Andreas untuk mengikut Yesus untuk dijadikan Penjala Manusia. ( Matius4)
Petrus menurut saja ketika dapat panggilan Tuhan Yesus lalu meninggalkan jalanya (Pekerjaannya) lalu mengikut Yesus.
Petrus juga mendengar ajaran Tuhan Yesus di bukit “ Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah – merekalah yang empunya Kerajaan Sorga” tentunya Petrus mempunyai pertanyaan dalam hatinya Wah – gimana guru ini, aku bekerja sebagai nelayan dengan tujuan agar aku tidak miskin di dunia rasanya kurang pas dengan tujuan hidupnya, belum lagi ketika Yesus mengajarkan “ Siapa yang menampar pipi kananmu berilah juga kepadanya pipi kirimu”. Dia juga mendengar Yesus mengatakan;” Aku mengutus kamu seperti domba ditengah – tengah serigala.” Bukankah ini sama dengan bunuh diri ? ? Puncak dari segala hal yang dipertanyakan Petrus terungkap di Matius 19 yang kita baca.
Apa jawaban Tuhan Yesus ;” Dan setiap orang yang karena namaKu . .. . meninggalkan . . . akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. Apa yang dimaksud “meninggalkan“ ? Itu bukan anda disuruh tidur di gereja – setiap hari ada di gereja, tetapi yang dimaksud adalah anda harus Ver dengan Tuhan. Berapa lama kita bekerja – berapa lama kita beristirahat ? Lalau berapa lama waktu yang kita berikan untuk Tuhan – kadang kita hanya memberikan waktu untuk Tuhan ketika kita sudah capai – atau kita kadang tidak ada waktu sama sekali.
Jadi intinya ada di Matius 6:33 – “Carilah dahulu Kerajaan Allah . . . maka semuanya akan ditambahkan kepadamu “
Ada Hamba Tuhan berkata ; “ Kalau kamu mencari dunia –dunia tidak akan kamu dapatkan . . “ Berapa banyak kita mencari dunia – bekerja siang malam – banting tulang tetapi apa yang didapat selalu kurang – tidak cukup buat kebutuhannya.
Dilanjutkan “ Kalau kamu mencari sorga – sorga pasti kamu dapatkan . . “ Itu sesuai janji Tuhan di Mat 6:33. Dilanjutkan “Dunia adalah BONUS nya . . . “ Dunia akan kita dapatkan sebagai bonus. Apa yang dijanjikan Tuhan Yesus : “ Akan menerima kembali seratus kali lipat . . .” Apakah anda bisa menghitung berapa persen berkat Tuhan 100 kali lipat tsb? Kalau penghasilan anda saat ini misalnya Rp 1 juta. Anda akan diberkati Tuhan menjadi Rp 2 juta itu adalah berkat 2 kali lipat – bagaimana kalau 100 kali lipat ? ? Hitunglah sendiri. Janji berkat Tuhan sebenarnya ada 3. Dua janji untuk yang akan datang dan satu untuk yang sekarang. Buat komitmen dengan Tuhan , bahwa anda akan mencari Kerajaan Allah dan Kebenarannya lebih utama dari segala yang patut dicari, maka Dia akan menggenapkan janjiNya, sehingga akhir tahun 2009 pada tanggal 31 nanti - anda berkata kepada Tuhan ;"TUHAN AKU PUUAAAS" Amien

Minggu, 30 November 2008

KEKUATAN HADAPI KESULITAN


Ketika krisis ekonomi global mulai melanda dunia, banyak orang merasa ketakutan. Dari kalangan atas, mereka yang memiliki kekayaan berupa saham jantungnya merasa dag dig dug, sebab gejolak harga saham di bursa saham, banyak yang mengalami terjun bebas, dan itu berarti pundi – pundi duit mereka bisa habis dalam sekejab. Ada orang yang mengatakan bisa – bisa kertas saham yang mereka pegang yang sebelumnya begitu dibangga - banggakan pada akhirnya akan jadi lebih murah dibandingkan dengan kertas tissue di toilet .Ah masak sampai begitu ? ? Itu sebabnya banyak orang yang memiliki kekayaan berupa saham menjadi gila atau setengah gila ketika melihat kekayaan mereka yang dihasilkan dari kerja keras berpuluh – puluh tahun lenyap dalam hitungan menit bahkan dalam hitungan detik.
Mari kita bercermin kepada Firman Tuhan ; “Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati..” 1 Timotius 6 : 17. Kekuatan kita menghadapi kesulitan keuangan global adalah hanya berharap kepada Allah, Dialah yang sanggup menjamin hidup kita, keluarga dan bisnis kita.

Dari kalangan bawah, hati was – was karena takut mengalami PHK, karena perusahaan mengalami penurunan omset penjualan, yang berdampak penurunan jumlah produksi, yang pada akhirnya perusahaan akan merumahkan karyawan karena tidak ada sesuatu yang dikerjakan.Bagaimana dengan hidup keluarga mereka selanjutnya kalau mereka di PHK, sedang mencari lowongan kerja pada saat seperti ini sulit sekali, belum lagi pengangguran tambah hari bertambah banyak. Jadi dalam kondisi seperti ini tidak ada orang yang bisa hidup tenang, bagaimana bisa mendapatkan ketenangan itu ? ?
Mari kita renungkan Firman Tuhan : “ Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman : “Aku sekali – kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali – kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13 : 5. Kekuatan kita dalam menghadapi situasi sulit seperti ini, adalah dengan cara hidup berpada – jangan membelanjakan uang kita menurut apa yang kita mau, tapi menurut apa yang perlu – itupun harus dengan perhitungan yang lebih cermat sebelum membelanjakan. Dan yang paling penting percayalah kepada Allah yang menjamin tidak akan membiarkan dan meninggalkan kita, Dialah yang mampu menjamin hidup kita dan keluarga seutuhnya.

Memang situasi dunia ini semakin hari tidak menjadi semakin baik, tetapi semakin buruk, entah apapun pendapat , prediksi dan komentar para ekonom – pemerhati atau tokoh – tokoh ekonomi baik nasional maupu internasional yang mungkin berpendapat situasi ini akan menjadi baik “Kalau” . . . . . . , tetapi bagi anda yang membaca tulisan ini, arahkanlah pandanganmu kepada Dia yang selalu setia menjaga – memperhatikan bahkan siap menolong orang yang berharap kepadaNya, tidak ada sesuatu yang sulit bagiNya. Datanglah – berserulah maka Dia menghampiri engkau dan menolong engkau. “ Berserulah kepadaku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan (Menolong ) engkau dan engkau akan memuliakan Aku.” Mazmur 50 : 15.

Jadilah tegar dan tetap kuat didalam Dia, jangan putus asa sebab ada yang memperdulikan engkau. Tetap kerjakan yang menjadi bagian kita, Ia akan mengerjakan apa yang menjadi bagianNya.

Sabtu, 06 September 2008

MENGHADAPI SITUASI SULIT

Situasi dunia saat ini banyak membuat orang kuatir entah itu orang dunia maupun anak Tuhan al;
 Ekonomi – Situasi perdagangan sebagian besar semakin merosot
 Ancaman kenaikan harga 2 barang pokok yang terus menerus naik ; BBm, kebutuhan bahan pokok, air, listrik, dll
 Bencana alam , Ancaman teroris, Perampokan, Pencurian dsbnya
 Ancaman orang2 yang tidak bertanggung jawab ; Penculikan, Narkotika, Pelecehan seksual, Tontonan dan hiburan, Pergaulan yang merusak, dll

Bagaimana orang percaya mengatasi situasi sulit yang sering membuat kuatir ? Tuhan Yesus berkata ; “Janganlah kamu kuatir . . . . ! “ Dalam Alkitab ada beberapa contoh orang2 percaya yang juga mengalami situasi sulit namun ada perbedaan diantara mereka, ada yang mengambil tindakan salah dan ada yang mengambil tindakan benar.

Contoh tindakan SALAH ;
A1. Keluarga Naomi, Rut 1 : 1a ( Keadaan sulit dinegeri Israel, mengancam kelangsungan bisnis keluarga Naomi – Elimelekh )
2. Mengambil tindakan yang salah – sebab tidak minta petunjuk dan persetuajuan Allah, Rut 1 : 1b
3. Hukuman Allah menimpa – Rut 1 : 3 – 5.

B1. Saul terjepit, 1 Sam 13 : 5-7, menghadapi tentara Filistin yang sangat banyak, sedang rakyat yang menyertai Dia meninggalkannya, sedang yang tersisa bersama Dia gemetaran.
2. Saul melakukan tindakan yang salah mempersembahkan korban bagi Tuhan 1 Sam 13: 8 – 9.(Yang boleh mempersembahkan korban kepada Tuha hanyalah seorang Imam, tidak boleh orang lain walau seorang Raja sekalipun ) meskipun dengan tujuan benar.
3. Vonis Allah turun seketika, 13 : 13-14. Ditolak Allah menjadi raja Israel selamanya beserta keturunannya, Allah memilih orang lain menggantikan dia.

C1. Ahazia mengalami sakit, 2 Raj 1 : 2a.
2. Mengutus orang menanyakan kesembuhannya kepada Allah asing yang di Ekron, merupakan tindakan salah ( 2b ) , seharusnya menanyakan kepada Allah Israel, lewat Urim – Tumim atau lewat nabi Tuhan.
3. Hukuman Allah turun seketika lewat perkataan nabi Elia ( 4 ) sehingga ia tidak bangun lagi dari tempat tidaurnya sampai mati.

Contoh tindakan benar ;
A1. Keamanan & keselamatan. 1 Sam 30: 3 - 6a. –
Situasi sulit dan pahit dialami Daud, kehilangan harta benda, anak – istri dan keluarganya ( orang tua dan sanak saudara mengikuti Daud ) Dalam kesedihannya Daud sampai tidak kuat lagi menangis – kita belum pernah mangalami seperti ini.
2. Namun Daud melakukan tindakan yang benar, dengan menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan. Minta petunjuk bagaimana menghadapi masalah tersebut, sebab petunjuk dari Tuhan tidak pernah salah, meskipun kelihatannya sulit melaksanakannya.
3. Pertolongan Tuhan membuat Daud mendapat kembali apa yang dirampas oleh musuh, bahkan memperoleh banyak jarahan.

B1. Keselamatan jiwa & reputasi bisnis. Dan 6: 8 – 10. Situasi sulit dialami Daniel, meskipun, dia tidak melakukan kesalahan apapun.
2. Daniel melakukan tindakan benar dengan tetap menyerahkan segala masalahnya kepada Allahnya. ( 11 ) Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Tuhan karena Ialah yang memperdulikanmu, 1 Pet 5 : 7.
3. Pertolongan Tuhan yang ajaib, membuat Daniel tidak dimakan oleh singa, sebaliknya para musuhnya yang menjadi korban, dan Daniel mendapat kemuliaan.

C1. Kematian anaknya dialami oleh perempuan Sunem, 2 Raj 4 : 18 – 20. Namun perempuan ini tidak meminta pertolongan kepada para dukun atau orang 2 pintar disekitarnya,
2. Dia menetapkan hatinya untuk meminta pertolongan kepada Allah Isarel lewat nabiNya, itu sebabnya dia pergi ke tempat nabi itu meskipun jauh tempat tinggalnya 2 Raj 4 : 25.
3. Berkat Allah dinyatakan dengan anaknya hidup kembali – 2 Raj 4 : 35.

D1. Naomi kembali kepada Allah Israel, meskipun kondisinya sudah sangat menyedihkan, tidak peduli apa kata orang. Ketika memutuskan kembali kepada Allah, meskipun belum melangkah namun Allah sudah melakukan tindakan ajaib terlebih dahulu, yakni merubah pikiran salah seorang menantunya yang asli orang Moab, sehingga berkeinginan menjadi orang Israel meskipun “ Orang Israel yang bersama dia” dalam kondisi bangkrut, inilah salah satu hal ajaib yang dikerjakan Allah, Dan menantu tsb tidak mau kembali kepada sanak saudaranya – maupun kepada Allahnya. Kalau dalam kondisi keberkatan / kelimpahan mudah bagi orang lain mengikuti kita, tapi yang dialami Naomi sangat bertolak belakang , suaminya mati, kedua anaknya mati, ekonominya hancur ( bangkrut ), tapi Rut menantunya hidup mati mau tetap mengikutnya, ini semata-mata pekerjaan Allah. Rut 1 :6, 20 – 21.

SERAHKANLAH SEGALA KEKUATIRANMU KEPADANYA , SEBAB IA YANG MEMELIHARA KAMU – ( 1 PETRUS 5 : 7 )

Kamis, 04 September 2008

MERDEKA U/ MENYERAH


Kita dipanggil - dipilih – dimerdekakan oleh Allah dalam Kristus dari jeratan iblis dan dosa. Dengan apa ?
* Darah Yesus (1Pet 1:19) * Firman Tuhan (Yoh 8:12) * Kuasa Allah (Luk 11:20 )
Dipanggil – dipilih – dimerdekakan oleh Allah dalam Kristus – Jadi kita menjadi Hamba Kristus, Bukankah itu SAMA SAJA ! ! ( Lepas dari Belanda – dijajah Jepang / Lapas dari mulut Buaya – masuk mulut Singa ). Tapi Didalam Kristus Tidak, Allah bukan kejam. Allah itu Kasih (1Yoh 4:8)
Karena Dia itu kasih, maka Dia mau kita menyerahkan diri kita Sukarela / Menakluk kan diri kepadaNya. Ini memang kedengaran aneh! ! Mengapa ? Kita terbiasa dengan pemikiran harus jadi Juara, menjadi pemenang bukan pecundang, Jaid Terdepan bukan dibelakang ,Ranking tertinggi bukan terendah, tak terkalahkan bukan yang kalah dsbnya. Tapi kita jarang mendengar anjuran untuk Menyerah, Mengalah, Menaklukkan diri, Tunduk dsbnya

Arti Berserah Diri :
Bukan penyerahan pasif / pasrah . tetapi menyerahkan diri kita untuk melaksanakan kehendakNYA. Kita belajar berkata : YA, untuk apapun yang Dia perintahkan bagi kita, – Artinya kita Taat – karena Percaya, meski Irasional , tidak masuk akal, seperti yang diTeladani Yesus ; Mark 14:36. Lukas 5:5
Berserah diri adalah pekerjaan yang BERAT – Yesus sampai menitikkan keringat Darah, sebab berserah diri adalah Peperangan melawan sifat kita yang Mementingkan Diri Sendiri.

KENDALA untuk Berserah diriJika kita tidak berserah diri kepada Allah maka kita akan berserah diri kepada yang lain ; Pendapat atau Harapan orang lain, Uang, Sakit hati, Ketakutan, Keangkuhan / Kesombongan, Hawa nafsu atau Ego diri kita.
( Lukas 9:23 / Roma 6:13b )

BERKAT dari BERSERAH DIRI
Allah memakai orang-2 yang mau berserah diri ;
• Abraham – Berserah diri untuk mentaati perintahNya untuk mengorbankan Ishak anaknya, Anak Perjanjian yang dinantikan selama 25 tahun, sehingga Dia disebut Bapa orang Percaya / Sahabat Allah.
• Maria – Berserah diri mau mengandung Putra Allah agar terlahir ke dunia, meski itu menjadi aib bagi dia dan keluarganya karena waktu itu ia belum bersuami, Itu sebabnya Maria disebut Perempuan berbahagia.
• Para Murid – Berserah diri pergi memberitakan Injil ke seluruh dunia meskipun 99% dari mereka mati SYAHID, tapi mereka mendapat tempat Memerintah bersama Yesus.
> > Percayalah BERSERAH DIRI kepada Allah tidak membuat kita hancur, tapi membuat Allah dimuliakan melalui hidup kita < <

Rabu, 03 September 2008

BERHARGA DI MATA TUHAN


Maz 116 : 45 --- Berharga dimata Tuhan , kematian semua orang yang dikasihiNya

>Orang yang dikasihiNya ( Yoh 3 : 16 )
Allah mengasihi seluruh dunia, tanpa terkecuali, sehingga anakNya yang tunggal dikorbankan bagi dunia, agar dunia ( manusia ) tidak binasa dalam neraka namun dapat hidup kekal di sorga. Tapi apakah semua manusia termasuk “orang yang dikasihiNya” ?
Tidak ! ! Hanya kepada manusia yang mau membalas kasih itu dengan mengasihi Tuhan, artinya mau menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadinya dan seperti yang dikatakan Tuhan Yesus sendiri ; “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu” Bila dijabarkan antara lain ; - Takut akan Tuhan - Beribadah kepada Tuhan - Menjauhi kejahatan - Mengasihi sesama dan yang paling penting - Tetap setia kepada Tuhan sampai akhir hidupnya. (Wah 2 : 10c )

>Saat bahagia bagi orang yang berharga, kapan ?
Ketika kematian menjemput orang percaya. Kematian bukan hal yang menakutkan, tapi saat yang menguntungkan (Pil 1 : 21) sebab saat kematian, orang percaya dijemput oleh Tuhan Yesus sendiri, sesuai dengan janjiNya ( Yoh 14 : 3 ) Aku datang - membawa membawa kamu ke tempatKu. Orang percaya / orang special itu dijemput oleh yang empunya Sorga sendiri
Bandingkan : Bila dalam suatu acara kenegaraan ( Peringatan hari kemerdekaan ) seseorang yang dihormati di kota itu, dijemput oleh salah seorang pejabat Negara, sekelas menteri, atau gubernur . . . betapa bangganya orang tersebut, dan pasti mata setiap orang memandang dengan kekaguman, apalagi ketika orang percaya pulang ke rumah Bapa, mereka dijemput oleh pemilik semua alam semesta dan dibawa ke Sorga – bukankah LUAR BIASA ? ?.

>Kediaman di sorga. Yoh 14 : 1, 2.
Sorga adalah tempat kediaman ALLAH ( 2 Kor 5 : 1, 2 ) Tahta Allah ( Maz 11: 4) Kedudukan Allah ( Mat 6 : 9 ) Bandingkan dengan segala tempat yang dikatakan Indah di dunia, entah istana raja kaya raya, rumah orang terkaya di bumi ini, semua hanya biasa – biasa dibandingkan Sorga. Suatu tempat yang indah permai, setiap bagiannya membuat manusia terkagum, sebab belum terlihat, terpikirkan, terdengar selama di dunia, itulah SORGA, Dan yang paling special adalah tempat dimana TIDAK ADA AIR MATA. ( Wah 21 : 16 – 21 ) Semua tempat terbaik, termegah, terindah, ternyaman di dunia masih ada air mata.

>Akhirnya tidak perlu BERDUKA, bagi yang ditinggalkan, sebab yang meninggal bukan pergi ke tempat yang tidak jelas tujuannya, atau ke tempat sengsara, melainkan ke tempat yang penuh damai, berkumpul dengan Allah sang pencipta. ( Justru yang masih hidup harus meratapi hidupnya yang masih mengalami sengsara, dukacita, kepahitan, kesakitan dan sebagainya.) Yang mati tidak meninggalkan kita selama – lamanya, melainkan satu kali akan berjumpa kembali. ( 1 Tes 4 : 13 – 17 ) AMIEN.